Tersebutlah seorang pemuda yang berbeda dari orang biasa
Ia tidur pagi, bangun malam dan meminum darah
Banyak orang yang menyeganinya
Suatu kesempatan, ia bertemu dengan seorang gadis
Yang berparas dan bertutur kata manis
Mereka segera akrab dan sering bertemu pada malam kamis
Hari-hari yang sangat menyenangkan bagi sang pemuda
Hari kelabu yang telah kembali berwarna
Sesuatu berbeda pada saat itu
Sang gadis tidak terlihat dimana pun malam itu
Gantinya, sepasukan bersenjata menunggu sang pemuda
Perintah sang gadis, salah satu berkata
Sang pemuda hendak berkata, namun terhenti oleh amukan massa
Ia segera berlari menghindari mereka
Berlari hingga sampai di ujung rimba
Pengejar segera mengisi senjatanya
Panah perak ditembakkan, namun sakit tidak terasa
Sang gadis datang dan melindungi kekasihnya, menerima panah dengan tubuhnya
Darah tak dapat dihentikan, sang gadis berbisik meminta maaf
Berkata "aku mencintaimu" yang pertama dan terakhir kalinya
Tangannya menjadi dingin, pergi untuk selamanya
Diliputi emosi, sang pemuda menyerbu massa hingga semua lari tiada sisa
Sang pemuda melihat sang gadis terakhir kalinya
Berjanji tidak akan lagi berhubungan dengan manusia
I made this blog for my stories that half-abandoned in my computer. There are some fan fictions, and others are my original stories. Enjoy :)
May 5, 2013
May 2, 2013
Balada Seorang Gadis
(Terinspirasi dari Secret Black Vow - nya Kagamine Rin, sih.. So, this story<balada?> isn't mine)
Balada Seorang Gadis
Tersebutlah seorang bersayap putih
Dan seorang gadis dengan gaun rapi
Mereka bertemu dalam suatu kesempatan
Di sebuah jalan penuh kenangan
Mereka sangatlah dekat
Hingga sang gadis bertunangan
Terjadilah pertikaian yang menyisakan duka
Sang gadis ditinggal sahabat tercintanya
Hari demi hari berganti dengan cepat
Sang gadis menutup hatinya rapat
Sampai ia bertemu pemuda hebat
Di tempat kenangan, taman sebelah barat
Pemuda itu mengembalikan tawa yang lama tak terlihat
Namun sayang, sang gadis pergi menemui sahabat
Terbunuh oleh seorang kerabat dekat
Meninggalkan pemuda yang dicintainya sangat
Balada Seorang Gadis
Tersebutlah seorang bersayap putih
Dan seorang gadis dengan gaun rapi
Mereka bertemu dalam suatu kesempatan
Di sebuah jalan penuh kenangan
Mereka sangatlah dekat
Hingga sang gadis bertunangan
Terjadilah pertikaian yang menyisakan duka
Sang gadis ditinggal sahabat tercintanya
Hari demi hari berganti dengan cepat
Sang gadis menutup hatinya rapat
Sampai ia bertemu pemuda hebat
Di tempat kenangan, taman sebelah barat
Pemuda itu mengembalikan tawa yang lama tak terlihat
Namun sayang, sang gadis pergi menemui sahabat
Terbunuh oleh seorang kerabat dekat
Meninggalkan pemuda yang dicintainya sangat
Subscribe to:
Comments (Atom)