May 5, 2013

Balada Sang Makhluk Malam

Tersebutlah seorang pemuda yang berbeda dari orang biasa
Ia tidur pagi, bangun malam dan meminum darah
Banyak orang yang menyeganinya
Suatu kesempatan, ia bertemu dengan seorang gadis
Yang berparas dan bertutur kata manis
Mereka segera akrab dan sering bertemu pada malam kamis
Hari-hari yang sangat menyenangkan bagi sang pemuda
Hari kelabu yang telah kembali berwarna

Sesuatu berbeda pada saat itu
Sang gadis tidak terlihat dimana pun malam itu
Gantinya, sepasukan bersenjata menunggu sang pemuda
Perintah sang gadis, salah satu berkata
Sang pemuda hendak berkata, namun terhenti oleh amukan massa
Ia segera berlari menghindari mereka
Berlari hingga sampai di ujung rimba
Pengejar segera mengisi senjatanya

Panah perak ditembakkan, namun sakit tidak terasa
Sang gadis datang dan melindungi kekasihnya, menerima panah dengan tubuhnya
Darah tak dapat dihentikan, sang gadis berbisik meminta maaf
Berkata "aku mencintaimu" yang pertama dan terakhir kalinya
Tangannya menjadi dingin, pergi untuk selamanya
Diliputi emosi, sang pemuda menyerbu massa hingga semua lari tiada sisa
Sang pemuda melihat sang gadis terakhir kalinya
Berjanji tidak akan lagi berhubungan dengan manusia

No comments:

Post a Comment